Pengobatan Tradisional Gejala AsmaAda 10 Pantangan Makanan

Pengobatan Tradisional Gejala Asma,Ada 10 Pantangan Makan Yang Harus Dijaga, Solusinya TNO Tahiti Untuk Menaikan Sistem Kekebalan Tubuh Meningkatkan Antibodi

10 Pantangan Makanan Yang Perlu Ditaati Saat Melakukan Pengobatan Tradisional Gejala Asma

pengobatan herbal asma

Pengobatan tradisional gejala asma akan terasa efektivitasnya ketika pasien penderita asma melakukan segala kegiatan yang dapat menjaga kesehatannya, seperti:

  1. Mengkonsumsi air mineral dalam kadar cukup untuk melancarkan peredaran darah dan mengalirkan nutrisi
  2. Mengkonsumsi buah dan sayur yang mengandung mineral dan vitamin untuk meningkatkan kekuatan tubuh.
  3. Menghindari jenis makanan tertentu untuk meningkatkan kesehatan.

Terkait dengan usaha untuk menghindari beberapa jenis makanan dalam rangka penyembuhan penyakit asma. Berikut adalah beberapa jenis makanan yang sebaiknya tidak dikonsumsi saat Anda sedang menjalankan pengobatan tradisional gejala asma.

Kismis

Jenis makanan pertama yang sebaiknya dihindari terutama dalam keadaan kering adalah kismis. Makanan yang satu ini mengandung mineral sulfit yang saat ada dalam tubuh dalam kadar terlalu tinggi bisa menyebabkan penyempitan saluran pernafasan pada orang yang menderita asma dan menyebabkan gejala asma kambuh.

Nanas

Meski nanas mengandung senyawa bromelain yang sangat bermanfaat untuk kesehatan tubuh, bagi penderita asma nanas juga memiliki kandungan senyawa sulfit dan zat alergetik yang bisa membuat gejala asma seperti sesak nafas dan nyeri dada kambuh secara mendadak.

French fries

French fries atau kentang goreng asin adalah salah satu makanan camilan yang banyak difavoritkan berbagai kalangan. Namun jika Anda menderita asma dan sedang melakukan pengobatan, hindari makanan yang tinggi kandungan sulfit serta lemak jenuh seperti french fries. Saat Anda makan camilan ini terlalu banyak atau diatas 150gr per hari, maka kandungan minyak yang ada didalamnya akan menyumbat pembuluh darah dan menyebabkan nutrisi yang digunakan untuk regenerasi sel baagian saluran pernafasan terhambat dan gejala asma menjadi sering kambuh.

Acar

Makanan acar yang memiliki sensasi asam manis juga bisa memicu kambuhnya gejala asma hingga ketingkat tertentu. Hal ini karena senyawa alergik yang ada pada acar akan menghambat masuknya nutrisi lain ke tubuh penderita asma. Dengan demikian, saat Anda sedang melakukan pengobatan gejala asma menggunakan jahe, bunga kenanga, maupun mengkudu akan lebih baik, jika Anda tidak mengkonsumsi acar sementara waktu.

Yogurt

Salah satu olahan susu yang tidak boleh dikonsumsi penderita asma adalah yogurt. Dalam kadar tertentu, senyawa mineral maupun nutrisi yang ada pada yogurt tidak akan membantu penyembuhan gejala asma tetapi justru meningkatkan gejalanya hingga ke tahap mengkhawatirkan bagi beberapa orang. Oleh karena itu, pada saat Anda menderita gejala asma akan lebih baik jika Anda tidak mengkonsumsi yogurt.

Keju

Hampir sama dengan yogurt, olahan fermentasi dari susu seperti keju juga bisa memicu kambuhnya gejala asma karena makanan ini mengandung senyawa alergetik yang bisa membuat nyeri dada pada penderita asma kambuh secara mendadak. Namun demikian, jika Anda termasuk penderita asma yang tetap ingin mengkonsumsi keju saat acara tertentu, untuk menghindari konsumsi keju yang kandungan lemak transnya juga lebih tinggi, Anda bsia menggantinya dengan mozarella dengan kadar konsumsi tidak lebih dari 30 gram.

Kacang tanah

Produk lain yang sebaiknya tidak Anda konsumsi saat menjalani pengobatan tradisional gejala asma adalah kacang tanah. Produk kacang tanah yang digoreng umumnya akan memberikan efek yang lebih berbahaya dibanding kacang tanah yang diolah dengan cara direbus. Hal tersebut karena kacang tanah mengandung senyawa sulfit serta senyawa alergetik lainnya yang bisa membuat gejala asma seperti sesak nafas, gangguan kepanikan, dan nyeri di area dada muncul secara mendadak.

Sayuran kaleng

Saat Anda ingin agar pengobatan tradisional asma yang Anda lakukan berjalan lancar, akan lebih baik jika Anda tidak mengkonsumsi sayuran kaleng. Hal tersebut karena senyawa natrium benzoat maupun senyawa pengawet lainnya akan menghambat masuknya nutrisi kedalam darah yang diperlukan untuk regenerasi sel pernafasan yang rusak. Jika Anda ingin lebih sehat, konsumsi sayuran yang segar dan terbebas dari pestisida.

Kacang kapri

Salah satu jenis kacang yang sebaiknya tidak dikonsumsi saat Anda menderita asma adalah kacang kapri. Kacang jenis ini menimbulkan reaksi alergetik yang sama seperti kacang tanah dan pada kondisi tertentu, orang yang menderita asma bisa kehilangan kesadaran ketika gejala nyeri yang dialaminya cukup serius.

Seafood yang dibekukan

Jenis makanan lain yang setidaknya dihindari saat Anda dinyatakan menderita asma adalah seafood beku seperti udang dan kepiting. Hal ini karena kandungan zat pengawet maupun sulfit yang ada didalamnya akan membuat saluran pernafasan Anda menjadi sesak dan tidak dapat menyerap nutrisi lain yang masuk secara optimal. Pada kondisi tertentu, senyawa alergetik yang dimiliki oleh udang dan kepiting bisa menjadikan tubuh penderita asma panas atau mengalami ruam kemerahan. Setelah mengetahui pantangan makanan apa saja yang perlu diterapkan oleh seorang penderita asma, jika Anda juga termasuk salah satu diantara para penderita asma yang juga sedang menjalani kegiatan penyembuhan, tak ada salahnya Anda mengkonsumsi TNO dari pulau Tahiti yang efektif menyembuhkan asma. Anda bisa mengkonsumsi setidaknya 60ml per hari setelah makan. TNO mengandung banyak nutrisi yang dibutuhkan oleh penderita asma seperti mineral, vitamin, dan proxeronine yang membantu meminimalisir masuknya senyawa penyebab asma. Dengan kandungan bahan alami seperti anggur, mengkudu, dan zaitun, TNO tidak hanya bisa menyembuhkan gejala asma tetapi juga menyembuhkan berbagai gejala penyakit lainnya dan meningkatkan daya tahan tubuh penderita untuk bisa menerima nutrisi lebih banyak. Semoga bahasan tentang makanan pantangan diatas, bisa membuat Anda paham upaya apa saja yang bisa dilakukan untuk mendukung pengobatan tradisional gejala asma.

Tag : seafood beku, TNO, blueberry, mengkudu, antioksidan, senyawa sulfit, lemak trans, gejala asma

seafood beku, TNO, blueberry, mengkudu, antioksidan, senyawa sulfit, lemak trans, gejala asma

Comments off

Pengobatan Tradisional Asma Pada Anak 6 Tindakan Pendukung

Pengobatan Tradisional Untuk Mengatasi Gejala Asma Pada Anak Bisa Dilakukan Dengan Mengkonsumsi TNO Yang Gejala Asma Disaat-Saat Tertentu Hadapi Dengan Tenang

6 Tindakan Yang Mendukung Pengobatan Tradisional Asma Pada Anak

Pengobatan tradisional asma pada anak bisa berjalan dengan baik jika Anda sebagai orangtua mampu memberikan pengobatan dengan dosis dan takaran yang tepat. Namun demikian, pengobatan yang sedang dilakukan bisa menjadi lebih efektif ketika Anda sebagai orangtua mampu melakukan beberapa tindakan pendukung, seperti:

Memastikan sirkulasi kamar anak baik

Jika Anda tidak ingin sang buah hati mudah mengalami gejala asma, pastikan kamar yang digunakan untuk beristirahat memiliki sirkulasi udara yang baik dengan keberadaan ventilasi maupun jendela. Selain itu, pastikan sanitasi ruangan terjaga dengan cara membersihkan ruangan secara berkala dan tidak membiarkan ada tumpukan barang di sudut tertentu yang bisa memicu debu. Agar gejala asma sang anak tidak mudah kambuh, akan lebih baik jika Anda tidak menempatkan pendingin ruangan dan hanya membiarkan anak menghirup udara segar yang berasal dari luar ruangan.

Paham upaya menenangkan anak saat mengalami gangguan panik

Seorang anak yang menderita asma akan mengalami gejala yang cukup seriu ketika dirinya diserang kepanikan akibat dimarahi oleh orangtuanya, stres karena sekolah, maupun penyebab lainnya. Oleh karena itu, jika Anda tidak ingin sang buah hati mengalami gangguan kepanikan yang berbahaya bagi kesehatannya, sebagai orangtua Anda perlu memahami berbagai upaya untuk menenangkan anak saat panik, seperti:

  1. Tidak berbicara pada anak dengan nada tinggi yang bisa membuat anak menjadi stres dan panik. Sebaliknya ketika sang anak merasa panik karena sebab tertentu, peluk anak Anda dan buat anak merasa nyaman karena tidak perlu takut pada Anda sebagai orangtuanya.
  2. Latih anak untuk membuat jadwal dan catatan apa saja yang harus dilakukannya selama seharian penuh. Dengan demikian, anak tidak akan mudah lupa dan ingat semua tugasnya sebelum kemudian menyelesaikan satu per satu. Dengan demikian, anak akan menyadari dan mulai terbiasa dengan cara untuk membuat dirinya sendiri tidak terserang panik.
  3. Membiasakan anak untuk tinggal di tempat yang memiliki suhu hangat karena hal tersebut bisa membantu untuk melegakan pernafasannya dan meminimalisir kambuhnya asma.

Melakukan olahraga

Saat Anda ingin pengobatan tradisional asma pada anak bisa berjalan optimal, ajak anak untuk olahraga secara teratur di pagi hari, terutama disekitar jam 4-5 pagi, karena olahraga yang dilakukan di jam tersebut akan memberikan asupan oksigen yang cukup untuk anak beraktivitas. Untuk menjaga agar sirkulasi darahnya lancar dan anak tidak merasa panik diawal, latih anak dengan teknik pernafasan sederhana dan lakukan olahraga ringan seperti jalan santai, sepeda santai, jogging, atau yoga. Namun demikian, ada beberapa hal yang perlu Anda perhatikan saat melakukan olaraga seperti:

  1. Membuat jadwal olahraga yang teratur, setidaknya 20-40 menit per hari,
  2. Membuat anak yang memiliki penyakit asma berolahraga tidak dalam keadaan kosong sebelumnya. Dalam hal ini, Anda bisa memberi anak air putih hangat yang dicampur madu terlebih dahulu untuk mengamankan pencernaan serta pernafasannya.
  3. Mengganti track atau jalur olahraga pada periode tertentu ketika sistem pernafasan anak terlihat teratur dan stabil.

Memberi perlindungan optimal

Sebagai seorang orangtua, Anda tentu ingin memberi perlindungan yang optimal pada anak agar gejala asma yang dimiliki tidak kambuh setiap saat. Oleh karena itu, Anda bisa mencoba beberapa hal seperti:

  1. Membiasakan anak memakai masker dan sarung tangan saat beraktivitas diluar rumah maupun saat melakukan piket di sekolahnya.
  2. Membiasakan anak mencuci tangan sebelum makan dan menjaga kebersihan tubuhnya.
  3. Membuat anak selalu dalam keadaan hangat dan membekalinya dengan syal atau jaket untuk menghindarkan cuaca dingin yang bisa memicu gejala asma.

Pastikan nutrisi terpenuhi

Saat Anda ingin pengobatan tradisional asma pada anak yang sedang dilakukan dalam rangka menyembuhkan asma benar-benar berhasil, pastikan Anda memenuhi kebutuhan nutrisi yang dibutuhkan sang anak. Berikut adalah beberapa jenis makanan yang baik dikonsumsi penderita asma.

  1. Apel

Bahan alami pertama yang bisa digunakan untuk mengurangi gejala asma pada anak adalah apel. Senyawa tanin, mineral, dan protein yang ada pada makanan memberikan nutrisi untuk regenerasi sel saluran pernafasan dan meminimalisir alergi akibat debu. Anda bisa mengkonsumsi makanan yang satu ini dalam bentuk jus maupun makan langsung setidaknya 300 gram per hari.

  1. Anggur

Bahan alami kedua yang bisa dikonsumsi oleh anak untuk meminimalisir gejala asma adalah anggur. Senyawa antioksidan yang ada didalamnya membantu meningkatkan kekebalan tubuh disamping meminimalisir reaksi alergi yang terjadi akibat debu maupun cuaca dingin.

  1. Brokoli

Salah satu jenis sayur yang baik dikonsumsi penderita asma dalam kondisi segar adalah brokoli. Dalam sehari, Anda bisa membiasakan sang buah hati untuk mengkonsumsi sekitar 200-300gram brokoli dalam bentuk sayur tumis maupun salad yang dikombinasikan dengan wortel dan minyak zaitun.

Mengkonsumsi obat herbal

Saat Anda ingin anak Anda sembuh total dari asma, pengobatan yang sedang dilakukan perlu didukung konsumsi obat herbal yang sudah terbukti kualitasnya. Salah satu obat herbal tersebut adalah TNO dari Pulau Tahiti yang dibuat dari bahan alami buah mengkudu dikombinasikan dengan anggur, blueberry, dan zaitun. Senyawa proxeronine, vitamin, dan mineral yang dimilikinya mampu mengobati gejala asma dengan cara meminimalir peradangan yang terjadi, disamping meregenerasi sel bagian pernafasan yang rusak. Anda bisa memberikan obat herbal ini mencapai 60ml per hari untuk melengkapi nutrisi dari makanan yang diberikan. Semoga bahasan diatas membantu Anda para orangtua yang sedang menjalankan pengobatan tradisional asma pada anak.

Tag : pengobataan tradisional, TNO, vitamin, antioksidan, gangguan panik, sanitasi ruangan, olahraga yoga, senyawa tanin

pengobataan tradisional, TNO, vitamin, antioksidan, gangguan panik, sanitasi ruangan, olahraga yoga, senyawa tanin

Comments off